DIMENSI SOSIAL TAWHID; KONSTRUKSI JARINGAN RELASIONAL ISLAM PERSPEKTIF HASSAN HANAFI

  • Ahmad Zainuddin Institut Keislaman Abdullah Faqih
Abstract views: 571 , PDF downloads: 600

Abstract

teologi yang diyakini secara dogmatik tak mampu menjadi “pandangan yang benar-benar hidup†yang memberi motivasi tindakan dalam kehidupan kongkret manusia. Hal ini dikarenakan penyusunan doktrin teologi tidak didasarkan atas kesadaran murni dan nilai-nilai perbuatan manusia, sehingga muncul keterpecahan (split) antara keimanan teoritis dan keimanan praktis dalam umat Islam. Hasan Hanafi menawarkan pertama, transformasi teologi dari teosentris menjadi antroposentris. Kedua, untuk membangun teologi antroposentris digunakan metode dialektika, hermeneutik, fenomenologi dan eklektik. Ketiga, kritis dan rasional dalam membangun nalar teologi lebih aktual dengan tidak meninggalkan akar tradisi Islam. Dengan mengintegrasikan jaringan relasional peran strategis agama dalam perubahan sosial. Tawh}i>d menjadi titik pijak untuk menjadikan islam sebagai spirit perubahan sosial ditengah-tengah kondisi keterpurukan masyarakat, Agama tidak semata-mata sebagai praktek peribadatan yang cenderung hanya sebagai tanggungjawab individu muslim dengan Tuhan, tetapi agama juga menjadi ideologi sosial.

Keyword. Tawh}i>d, Hassan Hanafi, Perubahan Sosial

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afkar, Tashwirul, Jurnal Refleksi Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan. Jakarta, Lakpesdam NU, Edisi No.10, Th 2000.

Badruzaman, Abad. Kiri Islam Hasan Hanafi Menggugat Kemapanan Agama dan Politik,. Yogyakarta, Tiara Wacana, 2005.

Baharun, Hasan. Metodologi Studi Islam Percikan Pemikiran Tokoh dalam Membumikan Agama. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Faiz, Fakhruddin. Hermeunetika Qur’ani, Antara Teks, Konteks Dan Kontekstualisasi. Yogyakarta: Qalam, 2002.

Hanafi Hasan. Islam Wahyu Sekuler, Gagasan Kritis Hasan Hanafi. Terj. M. Zaki Husein, M. Nur Khaerani. Jakarta: Instad, 2000.

_____ Hassan. Min al-Aqi>dah ila> al-Thawrah , Diterjemahkan oleh Asep Usman Ismail, Suadi Putro, dan Abdul Rauf dengan Judul Dari Akidah ke Revolusi. Cet, I; Jakarta: Paramadina, 2003.

Hakim, Lukman. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialis Religius. Yogyakarta, Kreasi Wacana, 2003.

L. Esposito, John dan John O. Voll. Tokoh Kunci Islam Kontemporer. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.

Misbah, Muhammad Taqi. Monoteisme, Tawh}i>d Sebagai Sistem Nilai Dan Akidah Islam. Jakarta: PT. Lentera Basritama, 1996.

Pribadi, Airlangga, Yudhie R. Haryono. Post Islam Liberal, Membangun Dentuman Mentradisikan Eksperimentasi. Jakarta: PT. Pasarindo Bungamas Nagari, 2002.

Ridwan, A.H.. Reformasi Intelektual Islam; Pemikiran Hasan Hanafi Tentang Reaktualisasi Tradisi Keilmuan Islam. Jogyakarya: ITTAQA Press, 1998.

Rumadi. Masyarakat Post Teologi, Wajah Baru Agama dan Demokrasi Indonesia. Bekasi: Gugus Press, 2002.

Soleh, Khudori. Wacana Baru Filsafat Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Shimogaki, Kazuo. Kiri Islam Antara Modernisme dan Postmodernisme; Telaah Kritis Pemikiran Hasan Hanafi. terj. M. Imam Aziz dan M. Jadul Maula, Yogyakarta: LkiS, 1997.

Zainuddin, H. Ilmu Tawh}i>d Lengkap. Jakarta: PT. Rineke Cipta, 1990.

Sztompka, Piotr. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media, Cet VII, 2014.

PlumX Metrics

Published
2019-01-02
How to Cite
Zainuddin, A. (2019). DIMENSI SOSIAL TAWHID; KONSTRUKSI JARINGAN RELASIONAL ISLAM PERSPEKTIF HASSAN HANAFI. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 13(01), 58-81. https://doi.org/10.33754/miyah.v13i01.121
Section
Articles