Kedudukan Dan Peran Restu Orang Tua Dalam Pernikahan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga
Abstract views: 14
,
PDF downloads: 6
Abstract
The phenomenon of family harmony that every married couple desires and strives for is often hampered because of the parents' approval of the couple. although parental approval is not the only obstacle to the formation of family harmony. The realization of family harmony can be influenced by internal and external factors. However, there are often divisions and disputes between married couples which start from the lack of approval from their parents. In Islamic law, the position of parental approval is not included in the pillars or legal requirements for a marriage. There was no opinion of the ulama' who stated that the validity of marriage requires the blessing of the parents. However, parental blessing plays an important role in creating a harmonious family.
References
Aizid, Rizem. Biografi Empat Imam Madzhab (Plus Riwayat Intelektual dan Pemikiran Mereka). Jakarta Selatan: Saufa, 2016.
Ali, Zainuddin. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2007.
Amadah, Anisa’ul. Dinamika Pengambilan Keputusan Menikah Tanpa Restu Orang Tua. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2014.
Aqsho, Muhammad. Keharmonisan Dalam Keluarga dan Pengaruhnya Terhadap Pengamalan Agama. Jurnal Almufida, Vol. 2, No.1 Januari-Juni. 2017.
Ardianto. Kewenangan Orang Tua Dalam Menjodohkan Anaknya Perspektif Hukum Islam Ditinjau Dari UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin, 2016.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Dalam Pendekatan Praktek. Jakarta: Bulan Bintang, 1998.
Arjoso, Sumarjati. Persiapan Menuju Perkawinan Yang Lestari. Jakarta: Pustaka Antara, 1996.
Aryani, Dhina Rakhma dkk. Pola Relasi Konflik Interpersonal Antara Menantu Perempuan dan Ibu Mertua. Jurnal Ilmu Psilkologi, Vol. 2, No. 2 September. 2007.
Ayu, Sri Hartina. Pengaruh Metode Active Learning Tipe Question Students Have (QSH) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Gugus III Kecamatan Labuapi Lombok Barat Tahun Pelajaran 2018/2019. Nusa Tenggara Barat: Universitas Mataram, 2016.
Azzam, Abdul Aziz Muhammad. Fiqh Munakahat. Jakarta: Amzah, 2017.
Bachri, Bachtiar S. Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan. Vol. 10, No. 1 April. 2010.
Basyir, Ahmad Azhar. Hukum Perkawinan Islam. Yogyakarta: UI Pres, 2000.
Cahyati, Susy Nur. Dampak Campur Tangan Orang Tua Terhadap Rumah Tangga Anak. Purwokerto: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, 2017.
Darajat, Zakiah. Shalat dan Kebahagiaan. Jakarta: YPI RUMAHA, 1989.
Darmadi, Hamid. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2011.
Depdiknas. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2013
Dewi, Monica Kartika. Penolakan Pemberian Persetujuan Menikah Oleh Orang Tua Perspektif Hukum Islam. Bengkulu: Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno, 2021.
Dhiyauddin, Mohammad. Bentuk Keterlibatan Orang Tua dan Implikasinya dalam Perkawinan Anak Perspektif Maqasid Syariah Jasser Auda. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2018.
Efrido, Herpa. Persetujuan Orang Tua Dalam Pernikahan. Jambi: Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin, 2019.
Fatoni, Abdurrahman, Metodologi Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi. Jakarta: Rineka cipta, 2011.
Ghazali , Abdul Rohman. Fiqih Munahakat. Jakarta: Prenadamedia Group, 2003.
Ghoni, M. Djunaidi dkk. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2002.
Gunarsa, Singgih D dkk. Psikologi Untuk Keluarga. Jakarta:Gunung Mulia, 1986.
Hasan, M. Iqbal. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002.
Hosen, Ibrahim. Fiqh Perbandingan Masalah Pernikahan. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2003.
Hurlock, Elizabeth B. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga, 1980.
Indrianto, Nur dkk. Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akutansi dan Manajemen. Yogyakarta: FEB Universitas Gajah Mada, 2013.
Jauziyah, Ibnu Qayyim al-. Z?d alMa??d f? Hady? Khairil „Ib?d, ed. In, Bekal Pejalanan Akhirat, (terj: Amiruddin Djalil), cet. 5, jilid 6. Jakarta: Griya Ilmu, 2016.
Jaziri, Abdurrahman al-. Kitab ‘ala Mazahib al-Arba’ah. Beirut Libanon: Dar Ihya al-Turas al-Arabi, 1986.
Kamal, Abu Malik. Fiqih Sunnah Wanita. Bandung: Maktabah at-Taufiqiyyah, 2016.
Mahdi, Muammar; Lewa, Irfan. Jurnal. Pandangan Imam Mazhab Terhadap Wali Bagi Janda Relevansi Dengan KHI Di Indonesia: Studi komperatif, 2021.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2000.
Nazir, M. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003.
Ramulyo, Moh. Idris. Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1996.
Ridho, Mohd. Amrah. Keabsahan Data Kualitatif. Palembang: Universitas Bina Darma, 2019.
Rijali, Ahmad. Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah, Vol.17, No. 33 Januari-Juni, 2018.
Sabiq, Sayyid. Fiqih as-Sunnah. Beirut: Dar El-Fikr, 1983.
Sari, Fitri. Kesiapan Menikah Pada Dewasa Muda dan Pengaruhnya Terhadap Usia Menikah. dalam Jurnal Ilm. Kel & Kons, Vol. 6, September, 2013.
Sarlito, Wirawan Sarwono. Menuju keluarga Bahagia. Jakarta: Bathara karya Aksara, 1982.
Sedarmayanti. Metode Penelitian. Bandung: Mandar Maju, 2011.
Sodiq, Burhan. Ijinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran, Panduan Remaja Menemukan Kekasih Hatinya. Solo: Barokah Belia, 2007.
Sudjana, Nana. Penelitian dan Penilaian. Bandung: Sinar Baru, 1989.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT. Alfabeta, 2016.
Syahrul, Ramadhan, dkk. Nikah Tanpa Wali dalam Perspektif Ulama Madzhab dan Kompilasi Hukum Islam dalam Journal of Islamic Law, Vol. 6, 2022.
Syarifuddin, Amir. Hukum Perkawinan di Indonesia: Antara Fiqih Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta: Kencana, 2009.
Tanzeh, Ahmad. Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Teras, 2009.
Umar, Husein. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Rajawali, 2013.
Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Pasal 1 Tentang Perkawinan.
Waluyo, Bambang. Penelitian Hukum dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika, 2002.
Zuhaili, Wahhab az-. Fiqih Islam Wa Adilatuhu. Terj. Abdul Hayyie al-Kattani dkk. Jakarta: Gema Insani, 2011.
Copyright (c) 2025 Nurul Azidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish in MASADIR: Jurnal Hukum Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



