Dinamika Konflik Keluarga Era Digital: Pengaruh Media Sosial terhadap Hubungan Keluarga
Abstrak views: 1223
,
PDF (English) downloads: 1695
Abstrak
Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks hubungan keluarga. Penggunaan media sosial dapat memicu konflik dalam keluarga, yang sering kali disebabkan oleh kurangnya komunikasi yang efektif, perbedaan nilai, dan ekspektasi yang tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan konflik dalam keluarga akibat penggunaan media sosial, menganalisis pengaruh media sosial terhadap komunikasi antar anggota keluarga, serta mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk mengelola konflik yang muncul. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan, termasuk jurnal akademik, artikel, dan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat menyebabkan kesalahpahaman, kecemburuan, dan pengabaian dalam interaksi keluarga. Namun, dengan penerapan strategi komunikasi yang baik dan pengaturan batasan penggunaan media sosial, konflik dapat dikelola dengan lebih efektif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran akan dampak media sosial terhadap dinamika keluarga dan perlunya pendekatan yang lebih bijaksana dalam penggunaannya.
Referensi
Arifin, Z. (2021). "Dampak Media Sosial terhadap Komunikasi Keluarga". Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 45-60.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2023). Laporan Statistik Pengguna Internet Indonesia 2023.
Barker, M. (2018). Social Relationships and Communication in the Digital Age. Journal of Family Communication, 18(1), 1-15.
BPS. (2022). Statistik Penggunaan Media Sosial di Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Dewi, S., & Rahmawati, A. (2021). Pengaruh Media Sosial Terhadap Komunikasi Keluarga. Jurnal Ilmiah Komunikasi Keluarga, 5(2), 45-60.
Hidayah, N. (2023). "Konflik Keluarga di Era Digital: Studi Kasus Penggunaan Media Sosial". Jurnal Sosiologi Keluarga, 10(1), 15-30.
Hidayah, N. (2023). Pengaruh Media Sosial terhadap Komunikasi Keluarga. Jurnal Komunikasi Keluarga, 5(2), 45-60.
Junaidi, M. (2022). "Studi Kasus Konflik Keluarga di Era Digital." Jurnal Sosiologi Keluarga, 10(1), 78-90.
Kahn, R. L. (2005). "Theories of Conflict and Conflict Resolution". Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 22-40.
Kahn, R. L., & Antonucci, T. C. (1980). *Convoys over the Life Course: Attachment, Roles, and Social Support*. In P. B. Baltes & O. G. Brim (Eds.), Life Span Development and Behavior (Vol. 3, pp. 253-286). Academic Press.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59-68.
Nugroho, A. (2022). "Kesalahpahaman dalam Komunikasi Digital". Jurnal Komunikasi dan Media, 14(3), 78-90.
Nugroho, A. (2022). Perbandingan Sosial di Media Sosial dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental. Jurnal Psikologi Sosial, 4(1), 20-35.
Prasetyo, A. (2020). "Dampak Media Sosial terhadap Dinamika Komunikasi Keluarga." Jurnal Komunikasi Keluarga, 5(2), 123-135.
Prasetyo, B. (2023). Dinamika Konflik Keluarga di Era Digital. Jurnal Sosiologi Keluarga, 6(3), 75-90.
Pratiwi, D. (2022). "Diskusi Keluarga dalam Era Digital". Jurnal Pendidikan Keluarga, 9(4), 100-115.
Putri, A., & Rahman, F. (2021). Pengaruh Media Sosial terhadap Dinamika Keluarga: Studi Kasus di Jakarta. Jurnal Sosiologi Keluarga, 5(2), 123-135.
Putri, N., & Hidayati, R. (2021). Batasan Penggunaan Media Sosial dalam Keluarga: Solusi untuk Mengurangi Konflik. Jurnal Psikologi Keluarga, 8(3), 123-135.
Rina, F., & Sari, D. (2020). Stres dan Konflik Keluarga: Analisis Faktor Penyebab. Jurnal Psikologi Keluarga, 7(1), 67-80.
Rizki, F. (2023). "Peran Orang Tua dalam Penggunaan Media Sosial". Jurnal Psikologi Anak, 11(2), 50-52
Rohman, M. (2022). Hukum Waris Islam: Solusi Akhir Untuk Ketimpangan Sosial Terhadap Perempuan. MASADIR: Jurnal Hukum Islam, 2(2), 431 - 446. https://doi.org/10.33754/masadir.v2i2.577
Sari, L., & Utami, R. (2023). Perbandingan Hidup di Media Sosial dan Dampaknya terhadap Hubungan Keluarga. Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(1), 34-50.
Setiawan, B. (2021). "Perbandingan Sosial dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Emosional Keluarga." Jurnal Psikologi Sosial, 7(1), 45-60.
Setiawan, D. & Rahardjo, S. (2021). Media Sosial dan Hubungan Keluarga: Sebuah Studi Kasus. Jurnal Komunikasi dan Media, 3(4), 30-50.
Setiawan, R., & Handayani, D. (2022). Media Sosial dan Dinamika Konflik Keluarga di Era Digital. Jurnal Komunikasi Keluarga, 4(2), 89-102.
Statista. (2023). Number of Social Media Users Worldwide from 2010 to 2023. Retrieved from [statista.com](https://www.statista.com/statistics/278414/number-of-worldwide-social-network-users/)
Supriyadi, A. (2021). Peran Orang Tua dalam Mengatasi Konflik Keluarga. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 10(1), 12-25.
Wang, Y., & Wang, Y. (2021). "The Impact of Social Media on Family Relationships." Journal of Family Communication, 21(3), 215-230.
We Are Social & Hootsuite. (2022). "Digital 2022: Global Overview Report." Retrieved from [link].
We Are Social. (2023). *Digital 2023: Global Overview Report*. Retrieved from [wearesocial.com](https://wearesocial.com/digital-2023)
Wulandari, S., & Pramudito, A. (2022). Dampak Media Sosial terhadap Konflik dalam Keluarga. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 6(2), 77-91.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##Authors who publish in MASADIR: Jurnal Hukum Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



