Transformasi Paradigma Ushul Fiqih: Kontinuitas Dan Perubahan Dalam Pemikiran Hukum Islam
Abstrak views: 408
,
PDF (English) downloads: 412
Abstrak
Ilmu pengetahuan selalu berkembang dan akan terus berkembang mengikuti zamanya, begitu pula ilmu ushul fiqh. Disiplin ilmu ini mempunyai masa atau fase dalam perkembanganya. Dimulai fase embrio hingga abad modern. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang kompresenshif terhadap perkembangan ilmu ushul fiqih serta mengeksplorasi pergeseran paradigma dalam pemikiran usul fiqh dari masa awal hingga abad modern. Diantaranya menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan perubahan paradigma, kontinuitas dalam prinsip-prinsip usul fiqh, dan dampak transformasi tersebut terhadap pemahaman hukum Islam dalam konteks kontemporer. Methodologi yang digunakan diskriptif kualitatif. Hasil analisis dari perkembangan ushul fiqh bahwa bahwa perubahan itu penting, karena persoalan selalu berkembang. Begitu pula ilmu ushul fiqh, dari fase embrio hingga pada fase modern, dari mutaqaddimin hinnga mutaakkhirin. Perubahan, masalah dan cara pandang masalah yang kita hadapi tentunya berbeda, sehingga segala problematika yang ada bisa terjawab dengan maksimal. Meskipun dengan metode-metode yang berbeda, namun pada prinsipnya memiliki tujuan yang sama yakni bagaimana membumikan syariat Islam salih li kulli zaman wa makan.
Referensi
HadraBik, Tarikh Tasyri’ al Islami, Beirut: Dar Kutub al Islami, 1995
Khallaf (al), Abdul Wahab. ‘Ilmu Ushul al-Fiqh, Kuwait: Dar al-Qalam, 1978
Qaradawi, Yusuf. al-Ijtihad al-Ma'ashir baina al-Indhibath wa al-Infirath, terj. Kairo: Dar atTauzi’i wa Nasyr al-Islamiyah, 1994
Qatthan (al) ,Manna Khalil. Tarikh Tasyri’ al Islami, Beirut: Dar Kutub al Islami, 1998
Qasim, Abdurrahman bin Muhammad bin, Majmu’ al-Fatawa Ibn Taimiyah, Madinah Munawwarah, 2004
Qaradawi, Yusuf. al-Ijtihad al-Ma'ashir baina al-Indhibath wa al-Infirath, terj. Kairo: Dar atTauzi’i wa Nasyr al-Islamiyah, 1994
Siregar, Amir. Metode Zahiri Dalam pembentukan Sumber Hukum Islam, Yokyakarta: Belukar, 2009
Sirry, Mun’im A. Sejarah Fiqh Islam Sebuah Pengantar, Surabaya: Risalah Gusti, 1996
Shahrur, Muhammad. Nahw Ushul Jadidah li al-Fiqh al-Islami, terj. Yokyakarta: Kalimedia, 2015
Zahro, Muhammad Abu. Ushul Fiqih, Jakarta: PT. Pustaka Firdaus, 2010
Zuhri, Muh Syaifuddin. Hukum Islam dalam Lintasan Sejarah, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996
Zhahiri (al), Ibn Hazm. al-Ihkam fi Ushul al-Ahkam, juz 1, 2dan 5, Beirut: Dar al-Kutub al- ‘Ilmiyah,t.th
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##Authors who publish in MASADIR: Jurnal Hukum Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0). that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



