Epistemologi Pendidikan Islam Moderat: Sintesis antara Tradisi dan Modernitas
Abstract views: 47
,
PDF downloads: 195
Abstract
Epistemologi pendidikan Islam moderat sebagai sintesis antara tradisi dan modernitas dalam merespons tantangan pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research), melalui analisis literatur ilmiah, Teknik analisis data menggunakan analisis tematik dan analisis konten untuk mengidentifikasi pola, konsep, serta hubungan antar gagasan yang relevan dengan epistemologi pendidikan Islam dan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi pendidikan Islam moderat merupakan sistem pengetahuan integratif yang menggabungkan wahyu (naqli), rasionalitas (aqli), pengalaman empiris, serta nilai-nilai wasathiyah (moderasi). Epistemologi ini bersifat non-dikotomis, adaptif, dan berorientasi nilai, serta menolak pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum. Selain itu, epistemologi ini merupakan sintesis dari tiga pendekatan utama, yaitu perspektif metafisik Syed Muhammad Naquib al-Attas, pendekatan kontekstual Fazlur Rahman, dan perspektif spiritual-kritis Seyyed Hossein Nasr. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan epistemologi pendidikan Islam dengan menempatkan moderasi tidak hanya sebagai nilai normatif, tetapi juga sebagai kerangka epistemologis operasional. Secara praktis, penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan sistem pendidikan yang inklusif, kritis, dan adaptif dalam menghadapi tantangan era digital dan fenomena post-truth.



