AKULTURASI BUDAYA ARAB JAWA: KELUARGA BASYAIBAN MAGELANG 1813-1939

  • Rosyid Abdul Majid Universitas Indonesia
Abstract views: 110 , pdf downloads: 155

Abstract

Abstract

This reseach will explain the crossing of Arab and Javanese cultures that occurred in the Alawiyyin ethnic Basyaiban family which has a long history, a unique process that is different from other Alawiyyan people, as well as a strong influence on the culture that developed in Magelang. This article attempts to explain the process of cultural mixing that occurred in the Basyaiban family in Magelang from Hadramaut to Magelang. The researcher uses the historical method which consists of four stages, namely: heuristic, verification, interpretation and historiography. The concepts used in this study are the genealogical concepts and theory from Hall, namely: Representation and Cultural Identity in compiling this paper. The findings from this study indicate that, first: the Basyaiban family in the process of cross-culturalism was strongly influenced by the Javanese sultanates, namely the Cirebon Sultanate and the Ngayogyakarta Sultanate. Second: By mixing Arabic and Javanese culture, the Basyaiban family gained its existence in the social elite for 126 years. Third: The Basyaiban family succeeded in bringing out its hybrid identity in many aspects such as marriage, religion, education, food and housing.

 

Keywords: Arab Javanese, Alawiyyin, Basyaiban, Magelang

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengungkap persilangan budaya Arab dan Jawa yang terjadi pada etnik Alawiyyin keluarga Basyaiban. Mereka  mempunyai sejarah panjang dan proses yang unik dalam akulturasi yang berbeda dengan kaum Alawiyyan lainnya, serta pengaruh yang kuat dalam budaya yang berkembang di Magelang. Artikel ini berusaha menjelaskan proses dari percampuran budaya yang terjadi di keluarga Basyaiban Magelang semenjak dari Hadramaut hingga Magelang. Peneliti menggunakan  metode historis yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: heuristic, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Adapun konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep genealogi dan teori dari Hall, yaitu: Representasi dan Cultural Identity dalam menyusun tulisan ini. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama: keluarga  Basyaiban dalam proses persilangan budayanya sangat dipengaruhi oleh kesultanan Jawa yaitu Kasultanan Cirebon dan Kasultanan Ngayogyakarta. Kedua: Dengan mencampurkan budaya Arab dan Jawa Keluarga Basyaiban mendapatkan eksistensinya di elite sosial selama 126 tahun  Ketiga: Keluarga Basyaiban berhasil memunculkan identitas hybridnya dalam banyak aspek seperti pernikahan, keagamaan, pendidikan, makanan dan tempat tinggal.

 

Kata Kunci: Arab Jawa, Alawiyyin, Basyaiban, Magelang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Referensi

Arsip, Manuskrip dan Dokumen

Ario, Raden Adipati. “Stamboek.” Magelang, 1934. Regent Van Magelang.

Bin Tahir Al Hadad, Alwi. “Al Atraf.” Johor, Malaysia, t.t.

bn Ja’far Assegaf, Ali. “Pohon Nasab Alawiyyin,” 1940.

Ibn Umar bilfaqih, Abdullah. “Kalam al-Habib Alwi ibn Abdullah ibn Syihab.” Hadramaut, H 1386.

KITLV. “Foto pernikhan Danusoegondo,” t.t.

“Manuskrip Overzicht Van de Ambtelijke Loopbaan,” t.t.

Muhadjir Basyaiban, Hasan. Budaya Keluarga Basyaiban. Wawancara. Magelang, 2022.

Muhammad Al Attas, Ahmad, dan Muhammad Baqir Al Hadad. “Buku Nasab Maktab Daimi Rabithah Alawiyyah.” Maktab Daimi-Rabhithah Alawiyah, 22 April 2019.

Muhammad Baqir Basyaiaban, Abdurrahman bin. “Lauhah Syajarah Ansab Basyaiaban,” 8 Agustus 1993.

Parsudi, Sri Woelan. Sejarah Keluarga Besar Danuningrat, 1999.

———. Sejarah Keluarga Besar Danuningrat, 1999.

Sutherland, Heather. “Notes on Java’s Regent Families: Part II,” April 1974. https://ecommons.cornell.edu/handle/1813/53573.

Buku dan Jurnal

Abushouk, Ahmed Ibrahim, dan Hassan Ahmed Ibrahim, ed. The Hadhrami Diaspora in Southeast Asia: Identity Maintenance or Assimilation? Social, Economic and Political Studies of the Middle East and Asia, v. 107. Leiden?; Boston: Brill, 2009.

Aidrus, Alwee Al-Mashoor. Sejarah, Silsilah dan Gelar ‘Alawiyin Keturunan Ahmad bin Isa Al Muhajir. Jakarta: Maktab Daimi-Rabhithah Alawiyah, 2017.

BERG, L.W.C Van Den. Hadhramaut dan Koloni Arab di Nusantara. Jakarta: INIS, 1989.

Burhanudin, Jajat. “Diaspora Hadrami di Nusantara.” Studia Islamika 6, no. 1 (30 Maret 2014). https://doi.org/10.15408/sdi.v6i1.750.

De Jonge, Huub. Mencari Identitas Orang Arab Hadhrami di Indonesia (1900-1950). 1 ed. Jakarta: Gramedia, 2019.

Hall, Stuart. “Cultural Identity and Diaspora.” Dalam Undoing Place? Routledge, 1997.

Hasan Aidid, Muhammad. Petunjuk Monogram Silsilah Berikut Biografi dan Gelar Masing-Masing Leluhur Alawiyyin. Malang: Amal Saleh, 1999.

Hasan Assegaf, Alidien bin. “Sekilas Sejarah Keluarga Basyaiaban di Indonesia.” Ittihad Ansab Basyaiban, 2012.

Hasyim, Muhammad Assegaf. Derita Puta-Putri Nabi: Studi Historis Kafa’ah Syarifah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2000.

Ho, Engseng. The Graves of Tarim Genealogy and Mobility across the Indian Ocean. London: University of Caliornia Press, 2006.

Ibrahim bin Sumaith, al Habib Zain. Thariqah Alawiyyah Jalan Lurus Menuju Allah. 1. Jakarta: penerbit Nafas, 2009.

Jacobsen, Frode F. Hadrami Arabs in Present-day Indonesia An Indonesia-oriented group with an Arab signature. London: Routledge, 2009.

Jadul Maula, M. Islam Berkebudayaan, Akar Kearifan Tradisi, Ketatanegaraan dan Kebangsaan. Yogyakarta: Pustaka Kaliopak, 2019.

Juwono, Harto, Heri Priyatmoko, dan Agus Widiatmoko. Toponim Kota Magelang. Jakarta: Direktorat Sejarah, Dirjen Kemendikbud, 2018.

Madjid, M. Dien, dan Johan Wahyudhi. Ilmu Sejarah: Sebuah Pengantar. Kencana, 2014.

Permana, Agus, H. Mawardi, dan Ading x Ading Kusdiana. “JARINGAN HABAIB DI JAWA ABAD 20.” Al-Tsaqafa?: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam 15, no. 2 (2018): 155–80. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v15i2.3820.

Salim Basyaiaban, Mashoor bin. “Asyrat Basyaiban Peranan dan Penyebarannya,” 2017.

Wawancara

Abdullah al Aydrus, Aydrus ibn. Budaya Alawiyyin Tarim Hadramaut. Wawancara. Jakarta, 2022.

Abdurrahman Basyaiaban, Haris bin. Basyaiaban di Magelang. Wawancara. Tuguran, Magelang, 2020.

Al Attas, Habib Ahmad. Nasab Alawiyin dan Maktab Daimi Rabithah Alawiyyah. Wawancara. Simatumpang, Jakarta, 2019.

PlumX Metrics

Published
2025-01-22
How to Cite
Rosyid Abdul Majid. (2025). AKULTURASI BUDAYA ARAB JAWA: KELUARGA BASYAIBAN MAGELANG 1813-1939. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 21(01), 105-128. https://doi.org/10.33754/miyah.v21i01.607
Section
Articles