Peran Etika Dakwah dalam Penguatan Program Mata Acara Radio Persada FM Lamongan
Abstract views: 42
,
pdf downloads: 19
Abstract
Era globalisasi telah membawa perkembangan dakwah di ruang media. Saat ini corak Islam telah nampak di ruang maya, di mana keragaman Islam telah ditunjukkan dalam berbagai akun media. Namun kendati demikian melihat perkembangan media, juga terdapat dilema terhadap narasi Islam yang berujung pada konflik. Untuk itu, etika dakwah menjadi peran strategis dalam penguatan program dakwah terutama di radio khususnya Radio Persada FM.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitataif dengan pendekatan fenomenologi. Dalam hal ini, peneliti ingin mengungkap secara dalam tentang peranan kebijakan yang diterapkan oleh pengelola radio persada FM Lamongan dalam memperkuat dan mengembangkan program mata acara dakwah. Untuk mengasilkan data yang akurat, peneliti mengumpulkan data melalui observasi di radio Persada FM, wawancara dengan pengelola radio Persada FM, dan telah dokumen yang medukung dalam perolehan data riset. Dari perolehan data tersebut, peneliti melakukan analisis, dengan model Miller dan Habermans melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan etika siaran dakwah telah memperkuat program mata acara dakwah yang menghasikan pesan dakwah sebagaimana kebutuhan masyarakat. Dengan berprinsip pada kebijakan yang mengatur program siaran dakwah sebagaimana tertunag dalam UU Penyiaran nomor 32 Tahun 2002 dan Fatwa MUI, maka Pengelola radio Persada FM mampu mengembangkan Program siaran dakwah bersifat dialogis, monologis, dan interaktif.
Etika dakwah, Penguatan Program Mata Acara, Radio, Persada FM
References
Abubakar, Fauzi. “Pengaruh Mendengar Acara Dialog Agama Islam Di Radio Republik Indonesia Terhadap Pengamalan Agama Masyarakat Di Muara Dua Lhokseumawe.” Jurnal Perkommas, 2016, 33–44.
Bakar, Abu. “Argumen Al- Qur’an Tentang Eklusivisme, Inklusivisme, Dan Pluralisme.” Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama Vol. 8, no. 1 (2016): 43–60.
Bashori, Abdul Hamid, and Moh. Jalaluddin. “Dakwah Islamiyah Di Era Milenial.” Syiar | Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 1, no. 2 (December 5, 2021): 89–102. https://doi.org/10.54150/syiar.v1i2.40.
Chanra M, Ramslah Tasruddin. “Peran Media Sosial Sebagai Platform Dakwah Di Era Digital: Studi Kasus Pada Generasi Milenial The Role of Social Media as a Platform for Preaching in the Digital Era: A Case Study on the Millennial Generation.” Jurnal Kolaboratif Sains 8, no. 1 (2025): 872–81. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6862.
“Densus Ungkap 110 Anak Terpapar Radikalisme Di Internet, Terbanyak Jakrta & Jawa Barat.Pdf,” n.d.
Faldiansyah, Iqrom. “Dakwah Media Sosial?: Alternatif Dakwah Kontemporer Survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Jumlah Pengguna Internet Di Indonesia.” Tawshiyah 15, no. 2 (2020): 46. https://www.lp2msasbabel.ac.id/jurnal/index.php/taw/article/view/1648.
Fauzana, Rusyda. “Strategi Komunikasi Dakwah Bil Qalam Komunitas Revowriter Di Media Digital.” Idarotuna 3, no. 3 (February 15, 2022): 229. https://doi.org/10.24014/idarotuna.v3i3.16440.
Fijanati, Nurul Umah, Hafidz Hafidz, Sukadi Sukadi, and Husna Nashihin. “Etika Dakwah Menurut Pandangan Habib Husein Jafar Al Hadar Dalam Channel Youtube Jeda Nulis.” Attractive: Innovative Education Journal 5, no. 2 (2023): 548–61.
Firmansyah, Moh Faizi, and Anisur Rahman. “Perkembangan Ekslusivisme Dan Liberalisme Dalam Sosio-Teologis Di Indonesia.” Journal of Islamic Thought and Philosophy 1, no. 1 (2022): 66–76.
Hafid, Wahyudin. “Geneologi Radikalisme Di Indonesia (Melacak Akar Sejarah Gerakan Radikal).” Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law 1, no. 1 (2020): 31–48.
Haythornthwaite, Caroline, Philip Mai, and Anatoliy Gruzd. “Social Media as Fragile State.” Proceedings of the Annual Hawaii International Conference on System Sciences, 2024, 2443–52. https://doi.org/10.24251/hicss.2024.297.
Hidayati, Nuril. “Agama Sebagai Komoditas Dalam Persebaran Hoax Di Era Post Truth.” Jurnal Cakrawala Ilmiah 3, no. 5 (2024): 1649–58.
Howard, Jeffrey W. “Free Speech and Hate Speech.” Annual Review of Political Science 22, no. 1 (2019): 93–109.
Huzaidi, Ferdiana Arif, Fira Maghfiroh, Umi Nailul Ula, and Ali Hasan Siswanto. “Dimensi Aksiologis Dakwah Dalam Era Digital?: Transformasi Nilai Etika Dakwah Dalam Ruang Virtual.” Jurnal Penelitian Nusantara 1, no. 2 (2025): 739–45.
I Luh Gede Neliawati. “Sejarah Perkembangan Radio Republik Indonesia (RRI).” Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sosial 5, no. 2 (2024): 135–37. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v5i2.3786.
Iswadi, Iswadi. “DAKWAH DI RUANG VIRTUAL: OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PENYEBARAN PESAN ISLAM.” Jurnal Komunikasi Dan Media 1, no. 1 (2024): 176–87.
Lazuardy, Muhammad Rafhael, Maulana Yusuf, and Syahidin. “Tantangan Dalam Melakukan Dakwah Di Media Sosial: Systematic Literature Review.” Jurnal Kajian Agama Islam 9, no. 4 (2025): 14–22.
Mastori, Mastori, and Athoillah Islamy. “Menggagas Etika Dakwah Di Ruang Media Sosial.” KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting 1, no. 1 (2021): 1–18.
Mubasyaroh. “Dakwah Dan Komunikasi (Studi Penggunaan Media Massa Dalam Dakwah).” Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 4, no. 1 (2016): 95–114.
Muliawati, Muliawati. “Etika Dakwah Pada Masyarakat Global.” Bina’Al-Ummah 14, no. 1 (2019): 39–58.
Muttaqin, Husnul. “Pergeseran Otoritas Keagamaan Di Ruang Publik Virtual X (Twitter).” The Sociology of Islam 7, no. 1 (2024): 15–44.
Nasor, Muhammad. “Optimalisasi Fungsi Radio Sebagai Media Dakwah.” Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 12, no. 1 (2017): 105–28.
Nasrullah, Nasrullah. “Etika Muslim Di Dunia Virtual Tantangan Baru Dalam Ruang Digital.” NIHAYAH: Journal of Islamic Studies 1, no. 2 (2025): 158–73.
Nuha Nabila Aswari, Cecep Castrawijaya. “Journal of Da ’ Wah.” Journal of Da’wah 3 (2024): 101–13. https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/dakwah/article/view/4356.
Pemerintah Indonesia. “Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran.” Indonesia, 2002, 1–34.
Prasetya, Didiek. “Peran Media Sosial Dalam Meningkatkan Efektivitas Dakwah.” Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research 1, no. 4 (2024): 1897–1904.
Rachmawati, Farida. “RETHINKING USWAH HASANAH: Etika Dakwah Dalam Bingkai Hiperrealitas.” Jurnal Ilmu Dakwah 35, no. 2 (2017): 307. https://doi.org/10.21580/jid.v35i2.1612.
Riany, Mutiara Putri, Nirwan Syafrin Manurung, and Hilman Hakiem. “Ujaran Kebencian Terhadap Islam Di YouTube Di Indonesia Periode Januari-Juni 2021.” Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting 3, no. 1 (2022): 184–98. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v3i1.2364.
Ridho, Abdul Rasyid, and Muhammad Hariyadi. “Reformulasi Etika Dakwah Berbasis Komunikasi Profetik Dalam Al-Qur’an.” Komunike 13, no. 1 (2021): 53–78. https://doi.org/10.20414/jurkom.v13i1.3351.
Samsudin, Dafrizal, and Indah Mardini Putri. “Etika Dan Strategi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial Di Indonesia.” Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 7, no. 2 (2023): 125. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v7i2.7474.
Setiawati, Nur, Rahmat Al Amin, Hanafiah Bin Budin, Rahma Melati Amir, Rosni Binti Wazir, and Faridah Faridah. “ETIKA DAKWAH DALAM PERSPEKTIF ISLAM.” Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani 11, no. 2 (2025): 140–51.
Shodiq, Moh Djafar. “Doktrin Radikalisme Terorisme Melalui Media Sosial Di Indonesia” 15 (2021): 1–6.
Siddiq, Muhammad, Winda Kustiawan, and Muhammad Dhio Irzwansyah. “Eksistensi Radio Sebagai Pengembangan Dakwah The Existence of Radio as the Development of Da ’ Wah” 2, no. 3 (2022): 791–95.
Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, 2016.
Sumadi, Eko STAIN Kudus. “Dakwah Dan Media Sosial?: Menebar Kebaikan Tanpa Diskrimasi.” At-Tabsyir 4, no. 1 (2016): hal. 173-190. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/komunikasi/article/viewFile/2912/2083.
Timur, M U I Jawa. “Dewan Pimpinan,” no. 5 (2022): 1–14.
Widagdo, Haidi Hajar. “Kekerasan Dalam Dunia Digital (Pembacaan Terhadap Perubahan Gaya Radikal Di Era Digital).” Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya 2, no. 2 (2017): 425–56.
Widiarni, Finta, Indah Pratiwi, and Masyhuri Masyhuri. “Dinamika Radikalisme Di Dunia Maya: Analisis Tren Dan Strategi Pencegahan.” Journal of Education Research 5, no. 3 (2024): 3346–52. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1274.
Wawancara dengan bapak Argo Pengelola Radio Persada FM Lamongan
Yahya, Yahya. “Dakwah Islamiyah Dan Proselytisme; Telaah Atas Etika Dakwah Dalam Kemajemukan.” INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) 1, no. 1 (2016): 81. https://doi.org/10.18326/inject.v1i1.81-98.
Yudi, Diah Titi Nawang, and Mukhroji Mukhroji. “Prinsip Dan Etika Komunikasi Dakwah.” ARKANA Jurnal Komunikasi Dan Media 02, no. 02 (2023): 186.
Zamakhsari, Ahmad. “Teologi Agama-Agama Tipologi Tripolar.” Tsaqofah 18, no. 1 (2020): 35.
Copyright (c) 2025 JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



