FAKTOR KONFLIK DALAM MASYARAKAT PERSPEKTIF AL-QURAN: KAJIAN TEMATIK-SOSIOLOGIS
Abstract views: 312
,
PDF downloads: 170
Abstract
Abstrak: Kehidupan dalam masyarakat yang multi-agama dan multi-kultural merupakan wilayah yang rawan terjadi konflik di tengah-tengah mereka. Beragam faktor dapat menjadi penyebab terjadinya konflik, dan bahkan hanya sekedar permasalahan yang sepele belaka. Agama dari perspektif sosiologi sering digambarkan sebagai candu masyarakat. Seolah-olah agama adalah sesuatu yang sangat menakutkan, karena agama telah menjadi penyebab terjadinya konflik dan memotivasi terjadinya konflik yang keras. Penelitian ini berusaha menggambarkan motif-motif konflik dari sudut pandang al-Quran. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah analisis kualitatif dan tematik. Objek kajian ini adalah ayat-ayat al-Quran, khususnya ayat-ayat al-Quran yang turun setelah hijrahnya Nabi Muhammad Saw di mana umat Islam tinggal dalam budaya dan pengikut agama-agama yang beragam, Yahudi dan Nasrani. Tulisan ini menemukan bahwa konflik adalah sunnatullah di muka bumi ini. Faktor-faktor yang memicu munculnya konflik itu dapat dikelompokkan menjadi faktor yang universal atau global dan faktor-faktor yang bersifat parsial.
References
DAFTAR PUSTAKA
Abdur Rahman bin Khaldun, 2000, al-Muqaddimah, Maktabah Usroh, Mesir.
Abu Hamid al-Ghazali, 1985, Ihya` Ulumid Din, Dar Fikr, Beirut.
Abul Husain bin Muhammad al-Ashfihani, 1967, Mufradat fi Gharib al-Quran, Darul Fikr, Beirut
Barbara Hargrove, The Sociology of Religion; Classical and Contemporary Approaches, Illinois, 1997
Betty R, Schrarf, The Sociological Study Of Relegion, terj., Machnun Husein, Prenada Media, Jakarta, 2004
Elizabeth K. Nottingham, Religion and Society, terj., Rajawali Press, Jakarta, 1992.
George Ritzer dan J. Michael Ryan (ed), The Concise Ensyclopedia of Sosiology, Blackwell Publishing, UK, 2011
http://www.almaany.com/ar/dict/ar-en/conflict/ diakses pada tanggal 20 April 2020
https://in.wikipedia.org/wiki/ diakses pada tanggal 20 April 2020
Ihsan Ali Fauzi, dkk, Pemolisian Konflik Keagamaan di Indonesia, Pusad Paramadina, Jakarta, 2014
Johan Efendi, Dialog Antar Umat Beragama, Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan, dalam Prisma, No. 5 Juni 1978, LP3ES, Jakarta.
Lexy J. Moleon, Metodologi Penelitian Kualitatif Remaja Rosdakarya, Bandung, 2002
Muhammad Abduh, 1947, Tafsir al-Manar, Cet. Dar al-Manar, Kairo, vol. 12
Muhammad Sayyid Thanthawi, 2006, Tafsir al-Wasith, Maktbah Azhar, Mesir
Munir Mahmud Badawi, 1997, Dirasat fi Ushul wa Nadzariyat, Jurnal “Dirasat Mustaqbaliyyah†vol. 3, Mesir.
Raymon Cohen, Language and Conflict Resolutio, Jurnal, International Studies Review , vol 3, no. 1 thn, 2001
Ruth A. Wallace and Alison Wolf, Contemporary Sociological Theory, Prentice-Hall, USA, 1995
Sadik Kirazli, Conflict and Conflict Resolutions in the Pre-Islamic Arab Society, Journal Islami Studies, vol. 50, no. 1, 2011
Syihabuddin bin Mahmud Al-Alusi, 1999, Ruh al-Ma`ani fi Tafsir, Dar Kutub Ilmiyah, Beirut
Thahir bin Asyur, 1987, at-Tahrir wa Tanwir, Dar Nasyr, Tunis
Thomas F. O`dea, The Sociology of Religion, terj., Rajawali Press, Jakarta, 1990
Copyright (c) 2021 JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



