TAREKAT; INSTITUSI PERSAUDARAAN KAUM SUFI
Abstract views: 901
,
PDF downloads: 414
Abstract
Abstrak: Gerakan tasawuf memliki latar belakang kemunculan yang bermacam-macam. Ada yang muncul karena respon terhadap perilaku umat yang semakin hidup berfoya-foya atau hedon sehingga lahirlah gerakan tasawuf yang disebut dengan Uzlah dan bersikap Zuhud yang dipelopori oleh Imam Hasan Al Bashri (110 H). Ada juga yang muncul karena kondisi masyarakat yang terlalu mengagung-agungkan pola pikir rasional sehingga lahir gerakan Tasawuf yang bersifat filosofis seperti yang dikembangkan oleh AL Hallaj (309 H) dan Ibn Arabi (637 H). Begitu pula gerakan Tasawuf yang disebut dengan Tarekat, ia muncul karena merespon kondisi umat yang terjadi pada saat itu. Hal ini diantaranya yang akan menjadi fokus pembahasan dalam artikel ini. Selain itu tulisan ini juga akan membahas bagaimana Tarekat dapat bertransformasi menjadi sebuah intitusi persaudaraan kaum sufi dan sejauh mana gerakan Tasawuf Tarekat ini berkembang. Melalui data pustaka yang diperoleh, penulis mendapati bahwa ada dua faktor yang menjadi sebab timbulnya Tarekat, yakni faktor kultural dan faktor politik. Kemudian, seiring dengan bertambahnya minat umat Islam untuk terjun dalam dunia tarekat, akhirnya ia berkembang setidaknya menjadi delapan ajaran Tarekat. Tarekat memberikan implikasi besar terhadapat persatuan masyarakat Islam pada saat itu. Karena adanya Guru atau Mursyid yang senantiasa siap mendampingi para pelaku Tarekat untuk semakin mendekat kepada Allah dengan menggunakan metodenya masing-masing. Intensitas pertemuan para pelaku Tarekat dengan Musrsyidnya inilah yang akhirnya membentuk rasa solidaritas dan persaudaraan (ukhuwah) yang tinggi diantara mereka.
Keyword : Tarekat, tasawuf, persaudaraan, institusi, sufi
References
Abatasa Pustaka, Tarekat-Tarekat-Sufi, (http://www.wordpress.com, diakses 01 Mei 2012)
Abdul Majid, Khatib. 2003. Rahasia Sufi Syaikh ‘Abd alQadir Jilani, Yogyakarta: Pustaka Sufi
Anonin. 1997. Ensiklopedi Islam, Cetakan keempat, Jild 5, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: PT Ichtiar baru van hoeve
Anonim, Tarekat, (http://www.wikipedia.com, diakses 01 Mei 2012)
Ali, A. K. 1990. Study of Islamic History. Delhi: Idarat Adabi
Arisandi, Ajaran tarekat qadiriyah, (http://www.blogspot.com, diakses 05 mei 2012)
Azra, Azyumard. 1998 Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-Akar Pembaruan Pemikiran Islam di Indonesia. Bandung: Mizan
Fuad Said, H.A. 1996. Hakekat Tarekat Naqsyabandiyah. Jakarta: Al-Husna Zikra
Hasan, Zainul. Lembaga Pendidikan Sufi (Refleksi Historis), Tadris Jurnal Pendidikan Islam. volume. 1, nomor.1, tahun 2006
Ibrahim Hasan, Hasan. 1989. Islamic History and Culture from 632 – 1968 M, diterjemahkan oleh Djahdan Human (ed) dengan judul: Sejarah dan Kebudayaan Islam. Yogyakarta: Kota Kembang
Iskandar Al Barsyany, Noer. 2001. Tasawwuf, Tarekat dan Para Sufi, Jakarta: Grafindo
Nasution, Harun. 1973. Filsafat dan Mistisisme dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang
Madkour, Ibrahim. 1995. Fi al-Falsafat al-Islamiyah: Manhaj wa Tathiquhu. diterjemahkan oleh Yudian Wahyudi Asmin dengan judul; Aliran Teologi dan Filsafat Islam, Jakarta : Bumi Aksara
Makluf, Luis. 1896. Al-Munjid fi Al-Lughat wa Al-Alam. Beirut: Dar Al-Masyrik
Mas Hajir Ismail, Sejarah Perkebangan Toriqoh Di Indonesia, (http://wwww.wordpress.com, diakses 05 Mei 2012)
Muhammad al-Ghazali. Abu Hamid Ihya’ Ulum al-Din, jilid III. Kairo: Mustafa al-Bab al Halabi
Mulyati, Sri. 2006. Mengenal dan Memahami Tarekat-Tarekat Muktabarah di Indonesia. Jakarta: Kencana
Muzani, Saifulah (Ed). 1996. Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran Prof. DR. Harun Nasution. Bandung: Mizan
Nasution, Harun. 1973. Islam Ditinjau, jilid 1. Jakarta: Bulan Bintang
Nasution, Harun. 1990 (ed.). Thoriqot Qadiriyah Naqsyabandiyah: Sejarah, Asal-usul dan Perkembangannya. Tasikmalaya: IAIIM
Nasution, Harun. 2000. Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya. Jilid II. Jakarta: UI Pres
Pangeran karyonagoro, Kandjeng Sejarah Tarekat Sufi, (http://www.kompassania.com, diakses 01 Mei 2012)
Rusliana, Iu Mengenal Tarekat, (http://www.Blogger Sunan Gunung Djati.com, diakses 01 Mei 2012)
Samad, Dasuki Tasawuf Dan Tarekat Bukan Aliran Sesat, (http://www.blogspot.com, diakses 01 Mei 2012)
Thohir, Ajid. 2002. Gerakan Politik Kaum Tarekat: Telaah Historis Gerakan Politik
Antikolonialisme Tarekat Qadiriyah-Naqsyabandiyah di Pulau Jawa,(Bandung, Pustaka Hidayah
Van Bruinessen, Martin. 1996. Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia, Bandung: Mizan
Zahri, Mustafa. 1995. Kunci Memahai Ilmu Tasawuf. Jakarta: Bina Ilmu
Copyright (c) 2021 JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



