Jurnalistik Islam dan Perannya dalam Dakwah Islam di Era Media Sosial

  • Retna Dwi Estuningtyas Retna Universitas Ibnu Chaldun
Abstract views: 375 , PDF downloads: 482

Abstract

Penggunaan media dakwah untuk proses kegiatan dakwah dipastikan saat ini sangat berkembang. Salah satunya memanfaatkan dunia jurnalistik, maka muncul adanya jurnalistik Islam.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jurnalistik Islam terdiri dari dua kata yaitu: jurnalistik dan Islam. Jurnalistik adalah kegiatan di mana informasi dikumpulkan, diproses, diedit, ditulis, dan disebarluaskan melalui media massa. Jurnalistik Islam juga termasuk dalam kategori jurnalistik profetik atau jurnalistik Nabawi, yaitu jurnalistik dengan tugas profetik, yaitu mempertahankan tauhid dan syiar Islam. Jurnalistik Islam adalah proses pemberitaan dan pembahasan peristiwa yang mengandung pesan dakwah berupa ajakan ke jalan Allah Swt. Profetik, yaitu meniru empat sifat Nabi yang sesuai dengan fungsi media, yaitu Shiddiq, Amanah, Tabligh dan Fathanah. Fenomena pemanfaatan media pada jurnalistik dakwah juga tidak terlepas dari tren pengunaan media sosial dengan mad'u yang beragam termasuk kaum milenial, maka diperlukan cara khusus dalam proses komunikasi dalam jurnalistik dakwah untuk kalangan milenial. Kesimpulan, jurnalistik dakwah dalam persepsi Islam adalah kegiatan penyampaian pesan dakwah melalui beragam media jurnalistik dengan sifat profetik untuk menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin.

Kata kunci: Jurnalistik, Islam, Dakwah

PlumX Metrics

Published
2023-09-18
How to Cite
Retna, R. D. E. (2023). Jurnalistik Islam dan Perannya dalam Dakwah Islam di Era Media Sosial. JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication, 3(02), 31 - 44. https://doi.org/10.33754/jadid.v3i02.688
Section
Articles